Tertulis angka 7. Aku tidak tau apa maksudnya, bisa jadi 7 hari, 7 bulan atau 7 tahun. Tapi aku rasa itulah waktu yang tersisa untukku. Semuanya terasa begitu jelas, aku masih ingat setiap detail kejadiannya. Meski aku tau hal itu bukanlah hal yang nyata untuk diperdebatkan. Tapi aku tetap saja takut. Aku memperhatikan pergelangan tanganku, terdapat angka itu, angka 7. Angka itu berjalan mundur seperti 'timer'. Aku rasa itulah waktu yang tersisa untukku. Aku khawatir terus menerus, tak bisa aku alihkan pandanganku darinya. Aku tidak tau bagaimana harus berbuat. Aku takut. Sangat takut. Jika memang benar bahwa ini adalah petunjuk hidupku yang selanjutnya, lantas aku harus bagaimana? Akankah hidup akan berakhir sampai disini begitu mudah tanpa aku melakukan pencapaian yang berarti? Sementara aku hanya terfokus pada waktu yang tersisa, disaat itulah dia datang, haruskah aku bersyukur? sedangkan dia bukanlah orang yang kehadirannya aku harapkan Dia datang. Berdiri di sa...